Assalamu'alaykum Warohmatullah Wabarokaatuh
Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Monday, June 11, 2012

antara Bill Gates dengan Saya

Bismillahirrohmaanirrohiim

Teringat sebuah perkataan temanku,
"pekerjaan yang paling seru adalah bekerja sesuai hobi"

mungkin, kata-kata itu agak sleb-sleb, jujur saya merasa tersindir.
why? karena saya merasa "this is not my hobby.."

ketika Pak Mario Teguh berkata:
pekerjaan yang tidak disertai dengan kesungguhan akan mengalami dua kali bahkan beberapa kali pengulangan proses, sedangkan pekerjaan yang disertai dengan kesungguhan akan terselesaikan dengan baik hanya dengan satu proses, right, tanpa pengulangan.

Akhirnya saya dipaksa berfikir, kesungguhan sangat erat kaitannya dengan hobi atau kesukaan kita, sedangkan hobi terkait langsung dengan potensi dan kemampuan dominan kita.

Ketika Bill Gates merasakan hal serupa (ketidak sesuaian antara hoby dan aktivitas) maka dia lebih memutuskan Drop Out dari kampusnya (Fakultas Hukum), dan dia kembali berkutat dengan hobinya yaitu komputer, dan terbukti, saat ini dia pemilik Microsoft, salah satu pengusaha terkaya di dunia.


Terus terang, saya merasa seperti Bill Gates, berada pada jalur yang tidak sesuai dengan potensi. Sehingga hasilnya tidak maksimal. Selalu tidak sesuai target, selalu tidak bersungguh-sungguh.

"Saya tidak menginginkan seperti ini terus"

Namun apa yang membuat saya tidak memutuskan DO seperti yang Bill Gates lakukan, yaitu kesyukuran dan kesabaran. Saya merasa, ada hikmah yang Allah ingin berikan pada saya melalui tahapan panjang ini. Toh meskipun saya beraktivitas, tapi saya juga masih dapat mengembangkan hobi saya, termasuk salah satunya jurnalistik (kepenulisan)

terbukti, sekian tahun saya disini, saya bisa mengenal islam dengan lebih baik. saya bisa belajar al-quran dengan intensif, saya memiliki banyak jaringan, bertemu dengan penulis yang saya kagumi, traveling ke kampus idaman saya zaman dulu, dll..

saya merasa, ini adalah ajang menguji ketahanan dan kesabaran. selain itu menguji setiap nikmat dan karunia yang Allah beri. karena saya berada dan kuliah di Polman Astra pun atas nikmat dan karunia Allah, siapa tahu, ada potensi lain yang belum tergali. dan saya merasakan manfaatnya sekarang.

Hidup memang pilihan. orang bisa besar dengan pilihannya, namun belum tentu setiap pilihan orang lain cocok dengan jalan hidup kita. cukup dengan mengambil hikmah bahwa, apapun yang kau lakukan teruslah untuk mengasah potensimu.

karena menurut Ippo Santosa, setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. apabila kita hanya memperbaiki kekurangan, kita hanya akan menjadi orang rata-rata. Namun jika kelebihan kita yang kita kembangkan dan kita kuatkan, maka kita akan menjadi orang Hebat..

tetap lanjutkan cita-citamu dan kembangkan potensi, apapun kondisinya.
karena kesempatan itu suatu saat akan datang, biiznillah
yang penting tetap yakin bahwa segala cita-cita kita akan terwujud..

^^
jakarta,
kampus Polman Astra
11 Juni 2012

Tuesday, May 1, 2012

Sedikit Tentang Motivasi

Sedikit sharing ditengah dag-dig-dug nya mengerjakan Tugas Akhir.

Udah sebulan ini saya kebingungan mencari trigger latar belakang dari Tugas Akhir saya, sebenernya sih udah jadi, tapi ada beberapa hal yang mengganjal hati, sehingga semuanya mesti saya rubah alias GATOT (Ganti Total).

Sebuah hal wajar jika Tugas Akhir dibayangkan seperti sebuah tantangan menyeramkan, mungkin lebih menyeramkan dari menyebrang dengan satu tali diatas jurang yang terdapat banyak batu runcing (LEBAY).

tapi emang bener lho sereeemm.. kalau ide uda mentok, fikiran negatif silih berganti, untung saya seorang muslim yang dengan hanya mengucap lafadz istighfar dan ta'awuz, semua setan yang bawa fikiran negatif itu kocar kacir..

ditengah kondisi yang serba labil, dengan tingkat stressing yang lagi lumayan tinggi, tentunya kita butuh sesuatu untuk menenangkan hati kita, menjaga hati kita agar tetap optimis, pantang menyerah, dan bersemangat.. TA bukanlah segalanya. TA itu mudah, mudah, sangaat mudah kawan.. kenapa? karena kita memiliki Dzat Yang Maha Pintar dan Maha Cerdas untuk membantu kita.. yaitu Allah Subhanahu wata'ala.. jadi mudahkan?

Setiap orang memiliki problemnya masing-masing, problem penulisan TA antara saya dan teman saya sungguh berbeda-beda. Tapi semua orang merasa bahwa dirinya yang paling mengenaskan.. hehe semuanya merasa bahwa dialah yang paling tersudut stress di ruangan fana dunia ini...

termasuk "SAYA".. tapi untungnya saya udah pernah mengalami hal yang sama waktu pengerjaan laporan improvement magang.. jadi selama sebulan ini, ditengah kebingungan yang sangat membingungkan yang ditambah bingung, saya tetep santai kayak lagi di pantai. Ikhtiyar (mikir, coret-coret, baca buku) tetap saya amalkan walaupun ujung2nya mentok, sambil berdoa siang dan malam, minta restu orang tua setiap hari, pokoknya meminta pada Allah, meminta diberi kekuatan, meminta ditunjukkan jalan keluar..

Hasilnya: SUBHANALLAH, hari ini semua ide lancar.. car.. yang keluar, ngetik pun enteng..



bagi saya motivasi itu penting, motivasi atau rasa kepercayaan diri, keyakinan, optimisme, pantang menyerah bisa saya dapatkan dari:

1) ketika ibadah saya baik, maka saya akan semakin dekat dengan Allah, semakin dekat dengan Allah maka hati saya akan semakin tenang, semakin tenang maka saya akan semakin optimis, semakin bersemangat pokoknya semua yang positif akan memenuhi fikiran dan akhlak saya..

2) Restu Orang tua, Ridho Allah terletak di Ridhonya orang tua, jadi meminta agar orang tua senantiasa mendoakan kita dengan tulus adalah sesuatu hal yang penting, orang tua akan lebih meridhoi dan mendoakan ketika saya dapat membahagiakan mereka dengan menjadi anak yang sholihah, berakhlak baik kepada mereka, membantu, dll..

3) Ingat GOAL kita, saya pernah bertanya pada seorang ustadz, bagaimana caranya agar kita istiqamah dalam menjalankan segala proses (jadwal) yang telah kita buat untuk mencapai kesuksesan kita? kata ustadz: nilai istiqamah dan semangat kamu dalam berjuang sebanding dengan seberapa besar keinginan kamu mewujudkan impian2 kamu.. Pandanglah terus cita-cita kita, dengan begitu ujian perjuangan akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. BAYANGKAN cita-cita kita, bayangkan nikmatnya surga..bayangkan kawan..!!

4) Ingatlah nikmat yang telah kita dapat, bandingkan dengan orang lain yang tidak mendapatkan nikmat yang kita dapatkan, seperti nikmat normalnya anggota tubuh kita, nikmatnya kesehatan, nikmatnya makanan yang setiap hari kita dapat. berapa banyak orang yang saat ini tidak bisa merasakan indahnya penglihatan? berapa banyak orang yang saat ini terbaring karena lumpuh? berapa banyak orang yang kelaparan? sedangkan kita?? kita memiliki modal hidup kawan..

dan masih banyak lagi sebetulnya... mungkin tiap orang berbeda-beda dalam memotivasi diri sendiri, tapi setidaknya nilai-nilai yang telah saya paparkan diatas merupakan hal yang terjadi pada setiap orang yang sukses dunia dan akhirat..(menurut pengalaman dan analisis).

So jadilah orang yang selalu bersemangat! syukuri hidup ini, bersabarlah, bekerja keraslah, Allah bersama kita kawan..

Raihlah cita-citamu.. raihlah! jangan biarkan ada satupun cita-citamu yang tidak tercoret, kecuali jika Allah menggantinya dengan yang lebih baik..

vera agustina
(Perpustakaan kampus Polman Astra, 1 Mei 2012)

Wednesday, March 28, 2012

Do the BEST

28 Maret 2012

Saatnya menutup segala celah-celah objek lain..
fokus pada satu tujuan di hidup kita,,,

Sesungguhnya diri kita adalah amanah, yang harus dirawat dan dijaga dari berbagai keburukan batin maupun dzohir..

Lakukan yang terbaik.. yang terbaik, lakukan yang terbaik, fikirkan penilaian hidup kita dihadapan Allah kelak. bukan karena manusia,

sesungguhnya ikhlas itu tidak mudah.

dan Alhamdulillah ketika kita mengetahui bahwa ikhlas itu tidak mudah..

sehingga kita bisa belajar.............

Nama Ku VERA AGUSTINA

Senin,26 Maret 2012

Pukul 12.00 -13.00 pm seperti biasa jadwal tahsin akhwat di Masjid Astra..

Disela-sela belajar, sang ustadz membahas tentang penting nya sebuah penyebutan nama secara jelas..Nama adalah doa, orang tua ga mungkin semena-mena/asal-asalan memberikan nama pada anaknya, pasti nama yang diberikan mengandung sebuah arti yang memvisualisasikan harapan mereka.

Penyebutan nama yang di singkat/nama kesayangan sebenarnya adalah budaya barat.. Dalam islam nama disebutkan secara jelas. Kalau namanya ibrahim, sebutlah ibrahim, jangan baim, atau aim. Namanya rahman sebut saja rahman, jangan maman. Kenapa?? agar arti nama nya tidak hilang, sehingga harapan orang tua terhadap arti nama anaknya akan tertanam menjadi karakter yang kuat dalam pribadinya.

Saya jadi muhasabah sendiri... Dulu waktu masih SD, saya tanya sama Mamah, "kenapa mamah memberiku nama VERA". kata mama: " itu karena dulu mamah ngefans sama pemain bulu tangkis wanita bernama VERA WATI FAJRIN", akhirnya nama VERA disematkan di nama anak pertamanya, yaitu saya. kalau AGUSTINA sih, karena lahir dibulan agustus. Hmm.. trus saya tanya lagi, "mah VERA itu artinya apa?".. hmm mamahku geleng-geleng tanda ga tau.. trus aku tanya, "trus kenapa mama namain VERA? mama pingin aku jadi pemain bulu tangkis??",, kata mama "Enggak juga, kepingin aja namain VERA..".. hemmm untung jaman SD belum kenal kata GUBRAX... kalo percakapan itu terjadi sekarang.. saya uda GUBRAX berkali2..hehe....

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, juga pemikiran saya yang uda gede dan semakin ingin tau. Akhirnya kepikiran nanya sama GOOGLE translate.. arti nama VERA. ternyata dahsyat.. aku TERCENGANG.. dan bersyukur..

1. dalam bahasa SLOVEN, VERA = keyakinan, kepercayaan, agama
2. dalam bahasa SERB, VERA = iman
3. dalam bahasa NORSK, VERA = menjadi
4. dalam bahasa MALTA, VERA = benar
5. dalam bahasa LATVI, VERA = Rekening
6. dalam bahasa LATIN, VERA = kebenaran
7. dalam bahasa KROAT, VERA = agama
8. dalam bahasa JERMAN, VERA = menyebabkan
9. dalam bahasa ITALIA, VERA= benar
10. dalam bahasa ISLAN, VERA = manjadi
11. dalam bahasa ESPERANTO, VERA = benar
12. dalam bahasa ALBANIA, VERA = Anggur

kesimpulan
tiga bahasa menyebutkan VERA= keyakinan/kepercayaan/agama
empat bahasa menyebutkan VERA = benar
tiga bahasa menyebutkan VERA = menjadi, menyebabkan
satu bahasa menyebutkan VERA = anggur

Dari situ.. saya bersyukur dulu ga tau kata "GUBRAX"..
alhamdulillah setelah tahu arti nama ini, saya jadi bangga punya nama VERA. semua bahasa adalah milik ALLAH... meskipun ga berasal dari bahasa arab yang penting maknanya baik dan bagus..^^ 
Arti nama ini uda saya ketahui pas jaman2nya SMA,, pertama kali kenal internet.. berhubung waktu itu lagi hoby2 nya nulis dan lagi trend pake nama pena.. saya lebih seneng menamakan setiap account di internet dengan nama VEGATA ASMA.. nama pena ku.. buka VERA AGUSTINA

Tapi setelah mendengar penjelasan ustaz, saya jadi merasa harus mengenalkan jati diri yang asli.. insyaallah, ini juga merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap orang tua. dan mmperkuat doa dari arti nama itu, semoga saya menjadi orang yang selalu berkeyakinan tinggi dan berada dalam jalur yang benar... aamiin

Setidaknya walaupun mamah pas waktu dulu ga tau arti nama VERA, tapi seiring perjalanan waktu terungkap sudah arti dari nama itu.. ini lah yang dinamakan Qodarullah.. ini sudah takdir. memang Allah menghendaki nama itu untuk saya. dan sya bersyukur..sekarang nama pena itu berusaha aku tinggalkan.. cukup menjadi sejarah yang LUCU.. hehe..

I'am VERA AGUSTINA not VEGATA ASMA

kalau punya anak nanti namanya pilih yang bagus2 dari bahasa Arab, kalau jaman dulu (pernah baca buku), para sahabat nabi dan generasi sholih setelahnya banyak yang memberikan nama anaknya dari nama-nama Nabi, atau nama-nama para sahabat, syuhada, dll.. ^^ insyaallah nanti ngasih namanya yang bagus.. hehe
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------




Monday, January 9, 2012

Marah "wuush wuush"


Kalo kamu nyangka bahwa tugas, tuntutan, dealine adalah sebuah beban maka itu adalah “SALAH”

Kamu tau berapa banyak anak di negeri ini yang putus sekolah? Kamu tau bahwa tidak sedikit pemuda yang ga bisa mencicipi bangku kuliah? Kamu tau berapa orang yang sekarang hidupnya terlunta-lunta di pinggiran jalan karena ga punya tujuan, ga punya kerjaan?!

Hey semua tugas dan beban kamu saat ini sungguh sesuatu yang patut kamu syukuri,.. karena ini semua merupakan kesempatan untuk penempaan diri kamu sebagai MANUSIA. Bayangkan jika kamu pada saat ini ga punya kerjaan, ga punya tugas, kerjaannya Cuma tidur, nonton tivi, maen games, nyanyi-nyanyi..APAKAH ITU SEBUAH KENYAMANAN? Sekali lagi saya tegaskan TIDAK.. awalnya mungkin iya, tapi lama-lama kamu bakal merasa bosan, merasa tidak berguna menjadi MANUSIA, dan mungkin saja kamu akan menjadi gila.

Masalah membuat kamu mampu berfikir dan menggunakan akal mu secara baik, kesulitan mengajari kamu untuk bersabar dalam menganalisa, dan kegagalan mengajari kamu untuk ikhlas, perjuangan mengajari kamu untuk tahan banting, dan kesuksesan mengajari  kamu untuk tahu artinya bersyukur..


Allah itu tidak pernah mendzolimi hambanya kawan, semua hal yang kita alami membangun kita untuk semakin menjadi manusia yang baik… tinggal kamu menyikapinya seperti apa.. BEBAN itu tidak ada, yang ada hanyalah TANTANGAN…. Jika kamu tidak pernah merasakan kesedihan dalam menuntut ilmu, bagaimana kamu belajar menghargai. Orang-orang terdahulu menuntut ilmu dengan perjuangannya yang super total, menempuh jarak yang berkilo-kilo meter, bahkan menyebrang dari pulau ke pulau, negeri-ke negeri,.. sedangkan kamu? Huh jangan ditanya, sarana menuntut ilmu sungguh sangat layak, sangat memadai , toko buku berlimpah,  perpustakaan banyak, internet ada.. tinggal pakai…

MASALAHNYA KITA MAU MEMANFAATKAN ATAU TIDAK..??? itu aja kok..
maf kalo terkesan marah2… memang saya lagi marah pada diri saya sendiri.. semoga ada manfaatnya,, Harus percaya bahwa dengan banyak masalah kita akan sukses



Never Ending Spirit!!

barokallahu fiik

Saturday, January 7, 2012

“Yang Pengen sedikit berubah baca ini!!”—Meng-up date diri

Assalamu’alaikum.wr.wb

Segala puji bagi Alloh SWT, Rob semesta alam, yang tak pernah henti mengasihi makhluknya, “pujilah Alloh, karena jika bukan karena rahmat dan hidayah-Nya mungkin kita tidak terlahir sabagai sorang muslim, menikmati dan merasakan manisnya iman dan indahnya islam, kekayaan tertinggi bagi seorang manusia”. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rosululloh SAW, the real idol kita, manusia terbaik yang membawa perubahan besar bagi dunia, yang amat cinta terhadap umatnya, sehingga ketika wafat, yang beliau sebut adalah “umati…umati..” kepada keluarga dan para sahabatnya serta kepada setiap orang yang mengikuti sunnahnya.
“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)” (QS. Al-Insyirah: 7)
Seringkali kita tidak sadar bahwa perubahan itu bekerja tanpa henti dalam hidup kita, setiap detik perubahan itu selalu ada, entah perubahan pola fikir, perubahan fisik kita yang semakin hari makin menua, atau mungkin perubahan berat badan kita yang mungkin terlihat sepele tapi penting untuk kita ketahui. Perubahan besar itu terdiri dari sekumpulan perubahan kecil, jika perubahan besar adalah jaringan, maka perubahan kecil adalah sel, sebuah jaringan akan sehat dan berfungsi normal jika sel-selnya tumbuh dengan sehat, tercukupi nutrisi dan terlindungi dari penyakit , demikian juga jika kita menginginkan perubahan baik pada diri kita, tentunya kita harus mulai menelaah dan memperhatikan setiap perubahan kecil yang terjadi pada hidup kita.
Yapz Sudah nyambungkan?? Saya hanya ingin menyadarkan pentingnya meng-up date diri, mengetahui sudah sampai mana prestasi kita sekarang, naik-kah atau malah turun? bagaimana kesehatan kita? Sudah baik dan halal kah makanan dan minuman yang kita konsumsi selama ini, sehingga menjamin bahwa tidak ada penyakit yang berpotensi tumbuh menggerogoti kesehatan kita, sudahkah kita membiasakan hidup bersih dan rapih? sudahkan kita mendirikan sholat dengan benar? Sudahkan kita tahu akan kemana sebenarnya hidup kita? Dan pertanyaan-pertanyaan sederhana lainnya. Budaya meng-up date diri atau istilah lainnya adalah mengevaluasi diri tiap hari bahkan tiap jam sangat kurang di Indonesia, sehingga jangan heran jika generasi mudanya berkembang tanpa arah yang jelas, semakin menyedihkan saja negeri kita. Kita mungkin lebih banyak menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak berguna, memikirkan sesuatu yang tidak bermanfaat, atau bahkan sibuk mengevalusi orang lain sedangkan perbaikan untuk diri sendiri terbengkalai. Karena kita jarang meng-up date diri, sehingga ketika perubahan besar itu tampak, kita terkaget-kaget, bahkan syok menerima kenyataan bahwa seperti inilah kondisi kita sekarang.
Meng-up date diri identik dengan memanage diri, sangat rugilah jika nikmat akal dan kesehatan yang Alloh berikan tidak dikelola dengan baik, walaupun kita adalah seorang muslim (umat terbaik) tapi jika tidak pintar memanage diri tetap saja akan kalah, kita kalah dengan mereka non muslim untuk saat ini, hanya karena kalah management, kalah strategi, haduh bahaya nih!! seperti kata Ali bin Abi Tholib: “Kebaikan yang tidak termanage/terencana akan kalah dengan keburukan yang termanage/terencana” kurang lebih seperti itu. Kata AA Gym Mulailah dari saat ini, mulailah dari yang terkecil, mulailah dari diri sendiri, emang bener, beneer banget deh, mulailah untuk selalu meng-up date diri, memperhatikan diri kita, karena suatu saat kita akan dimintai pertanggung jawaban tidak hanya setiap sikap dan perilaku kita, tapi juga setiap organ tubuh yang kita punya. Jangan salah lho, nanti di akhirat bakal ditanya kalau kita didunia pakai kaca mata, apa yang menyebabkan mata kamu minus atau plus? Kenapa titipan Alloh kamu rusak? Ya kalau jawabannya, karena sering baca buku, mencari ilmu, it’s OK lah, Alloh maha Pengampun, tapi kalau jawabannya mata saya rusak karena keseringan nonton TV, baca komik, maen games deket-deket, wahh jawabannya gak buanget deh..!! jangan protes kalau Alloh nyuruh kamu menikmati neraka. Nadzubillah.
Dari tadi ngomongin memanage diri, gimana caranya??? Yap..yap sabar. Yang penting kamu ngarti dulu maksut dari pentingnya memanage diri. Banyak cara menuju Roma, banyak cara dalam memange diri. Salah satunya dengan membuat mutaba’ah yaumiyah, apa tuh? Mungkin sebagian udah ada yang tau, Artinya lembar evaluasi harian. Jadi….kamu buat item2 yang berupa aktivitas kamu sehari-hari, buat juga target dari setiap aktivitas, buatlah dalam bentuk table, dan jangan lupa tanggal-tanggalnya, jadi setiap hari, di kolom tanggal, kamu isi aktivitas kamu hari ini udah nyampe target atau belum. Lebih jelas liat contohnya di bawah. Mutaba’ah yaumiyah sangat berguna dalam mengetahui seberapa besar perkembangan diri kita, kita akan punya parameter hidup untuk mengembangkan diri lebih jauh lebih terprogram, kita bakal tau grafik kita itu selalu naik atau kebanyakan turunnya. Gitu lho..
Umar bin Khottob pernah berkata: “Hisablah dirimu sebelum dihisab”
Selain mutaba’ah yaumiyah, kita juga harus punya lembar planning, kalau punya impian itu jangan Cuma di bayangin, tapi mesti di catet, dan buat rencana atau misinya yang jelas. Karena cita-cita tidak akan terwujud tanpa ikhtiar tanpa rencana. Jangan takut bermimpi, tulislah sebanyak banyaknya, dengan konsekuensi kita akan berusaha sekeras-kerasnya. Oia jangan lupa, hendaknya setiap mimpi itu orientasinya akhirat, bolehlah kamu bermimpi jadi pengusaha, jadi direktur, dll, tapi tetap tujuannya adalah untuk beribadah kpd Alloh, untuk mencari keridhoan-Nya.
“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah pada Alloh, dan hendaknya setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertaqwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh maha mengetahui apa yang kamu kerjakan’ (QS. Al-Hasyr (59): 18)
Satu lagi, hal yang penting tapi bukan segalanya dalam hidup adalah UANG, orang yang sukses adalah mereka yang bisa mengelola uang dengan baik, kita adalah bendahara bagi diri kita. Kita harus tau dari mana dan berapa uang yang kita dapet sehari-hari atau perbulan, kita juga harus tau kemana uang tersebut kita belanjakan, dan berapa jumlah uang yang kita miliki saat ini. Kita juga harus bisa memilah dan memilih mana yang perlu dibeli dan yang ga perlu. Jadi punya buku keuangan juga perlu.
Kalau kamu baca note ini trus ada perasaan bosan dan malas yang menyerang benteng kefokusan kamu, provokatornya tuh setan bin iblis, mereka tuh sumber masalahnya, jadi kalau ketemu gebukin aja!!! Jadi masalahnya bukan karena bahasa notenya yang gag bisa difahami (hehe belajar memuji diri). Yupz itu aja share saya kali ini, saya hanya ingin kita sebagai pemuda muslim tumbuh dan berkembang sebagai pemuda tangguh yang minim penyesalan, karena hidupnya terencana dengan ikhtiar yang keras dan kepasrahan paling kuat terhadap hasilnya pada Alloh SWT. Semoga dengan kita selalu memperhatikan diri kita, Alloh menghargainya dengan rahmat dan keberkahan hidup. Sibuk memperhatikan diri sendiri bukan berarti acuh terhadap orang lain, karena perhatian terhadap saudara kita akan tumbuh dengan subur jika kita benar dalam memanage diri kita. Terkait dengan penyesalan, seberapa besar kegagalan yang pernah kita alami, selalu ada pintu kesuksesan yang Alloh bukakan bagi kita, raihlah kesuksesan itu dimulai dengan membenahi diri, memanage diri, mengup-date diri, dilanjutkan dengan ikhtiar yang keras dan halal. Singkirkan rasa keputus asaan dan rasa tidak mungkin. Sehingga tidak ada lagi kata-kata “masa sih nilai saya jeblok’, “kok bisa saya kena kanker”,”lho kok uang saya tinggal 1000”, hehe, saatnya membuang kekagetan itu ketempat sampah, dan menggantinya dengan “Alhamdulillah, nilai saya bagus”, “Alhamdulillah saya jarang sakit”, ‘Alhamdulillah tabungan saya penuh”. Memulai itu memang sulit, tapi paksakan dengan laahawlaawalaaquwwata illa billah, laa ilahaillalloh, dan niat yang baik! Yuk mulai memanage diri… jangan lupa JAIM (Jaga Iman )!! Spirit Of Romadhon!

Jakarta, 14 sya’ban 1431 H, 26 Juli 2010 M, 9.00 pm
Vegata Asma’
Special untuk diriku…

my spirit!

Menjalani sesuatu yang tidak sesuai dengan potensi dan mimpi memang tidak mudah, tapi bukan berarti  “tidak bisa”! Apalagi jika qadarullah menentukan kita harus berkecimpung di dunia tersebut. Ya jalani saja, karena Allah tidak mungkin mendzolimi hamba-Nya, terlebih saya yakin, semua ketentuan-Nya adalah yang terbaik untuk hamba-Nya, termasuk saya.
                Buktinya saya dapat “bertahan” sampai sekarang! Berawal dari sedikit keterpaksaan berada di sini, karena jujur saja “ini bukan dunia yang saya inginkan!”. Tapi lambat laun saya semakin menyadari bahwa, ilmu itu ada dimana-mana, setiap sudut dunia ini terdapat hikmah dan pelajaran yang dapat kita jadikan ladang amal. Sedikit demi sedikit rasa keterpaksaan itu hilang, hilang tak bersisa. Lambat laun saya tahu kenapa Allah menetapkan saya untuk kuliah di tempat ini, dan akhirnya saya “menikmati perjuangan ini”, ya saya menikmati dan sangat ikhlas menjalaninya. Semakin saya berfikir positif tentang kuliah dan harapan masa depan saya disini, semakin banyak ilmu baru yang saya dapatkan, bukan saja ilmu teknis, tapi juga  ilmu “kehidupan”.
                Menjadi mahasiswi Mekatronika Polman Astra, anggota Kesejahteraan Mahasiswa  di BEM, Ketua keputrian di Rohis, Kepala Finance di Depot, anggota UKM Robotik dan Kewirausahaan. Membuat saya semakin mencintai dan semakin bersyukur, Allah memberikan pengalaman, ilmu dan teman-teman yang sungguh luarbiasa, disinilah saya Belajar! Disinilah saya tahu bahwa menjadi entrepreneur itu super mudah! Disinilah saya belajar sistem! Disinilah saya mengetahui sesuatu yang benar-benar hakiki bagi kehidupan saya mengenai “Aqidah yang benar”! Maka benarlah, seindah apapun rencana kita lebih indah rencana Allah.
                Tak terasa perjuangan itu kini hampir mencapai puncak. Sebentar lagi tantangan baru dan menegangkan pun tiba: “magang”. Satu hal baru yang membutuhkan kesiapan mental spiritual, fisik dan kompetensi yang tidak main-main.  Tinta warna baru pun akan segera mewarnai buku kisah perjalanan hidupku, Bismillahirrohmaanirrohiim. Sekarang bukan hanya soal mempersiapkan magang dan TA tetapi juga mempersiapkan diri untuk mendapat ilmu dan hikmah untuk perbaikan diri kearah yang lebih baik.
                Takut, khawatir, deg-degan itu wajar. Tapi ingat innallaha ma’ana, Allah itu sesuai dengan prasangka hambanya. Jika kita berfikir baik, maka hasilnya pun akan baik, jika berfikir buruk maka hasilnyapun akan buruk. Berbagai pengalaman telah menjawab bahwa ga perlu takut, hadapilah dunia dengan gagah dan percaya diri, karena dunia itu kecil, dunia itu kecil. Sertakan Allah didalam hati kita, ingatlah Allah ketika duduk berdiri berbaring, insyaAllah hidup itu terasa mudah dan indah.
                Cita-cita tetaplah cita-cita, mimpi tetaplah mimpi, tak ada yang pupus dari mimpi saya sebelumnya, kini saya akan belajar sungguh-sungguh di Polman Astra, meraup ilmu sebanyak-banyaknya, demi bekal mewujudkan cita-cita lama saya di masa yang akan datang. Insyaallah, insyaallah..

Semangat! Innallaha ma’ana!
Vegata Asma
20 Rajab 1432 H
Sungai bamboo- Jakut

Muhasabah di Pelataran Juang

Alhamdulillah atas segala nikmat.....
Ya Allah, tanpa sadar sering nya aku khilaf menggantungkan sesuatu kepada selain-Mu,...
seringnya aku bermaksiat banyak kepada-Mu...
seringnya aku tidak bersyukur atas nikmat yang Kau berikan padaku....
Namun segala puji bagi-MU "Kau tetap mengasihi ku"

Kau cukupkan kebutuhanku, bahkan melebihi dari yang aku pinta....
Kau berikan keluarga yang penuh kasih sayang...
Kau beri kemudahanku untuk meniti langkah demi langkah keagungan-Mu,
setitik demi setitik ilmu,
secercah demi secercah cahaya islam yang kian menerangi hidup,,
sehingga aku lebih tegar, lebih sabar.. dan lebih ikhlas
"ketika banyak orang di luar sana yang hidupnya kelam, tenggelam dengan kenikmatan dunia"

Aku malu ya Allah, jika ilmu yang kupunya hanya cukup terbendung dalam pengetahuan, tidak mengalir dalam amalan...
jika nikmat yang kudapat, kugunakan untuk kesia-siaan,
jika panca indera normal yang kuperoleh banyak kugunakan untuk mengkufuri nikmat-Mu...
"Padahal dimata orang, mereka menganggapku sholih"
Duhai betapa malunya, betapa malunya...

Bukankah sejatinya hidup adalah menunggu kamatian?
Setiap detik mengantarkan kita kepadanya dekatnya saat menyeramkan itu....
saat ketika sebuah pertanyaan dikemukaan,
"akankah kita mampu manjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir dengan sempurna? "

Jalan kebaikan dan keburukan itu terbentang jelas!
Tinggal kita yang memilih...
sungguh.. kegundahan melanda, jika hidup semakin menjauh dari Allah..
ketenangan didapat jika, Allah menjadi tujuan, Rasulullah menjadi yang diidolakan, dan Alquran sebagai pedoman..

Duhai Allah,
ridhoi air mata yang mengalir ini, sebagai muhasabah atas setiap dosa-dosa ku..
ridhoi  setiap degupan dzikir dalam hati sebagai lantunan rinduku pada-Mu yang mendalam...

ingin sekali aku berdiri di padang pasir...
dan berteriak :
"ALLAHU AKBAR!!!"
AKU RINDU PADAMU YA ALLAH......
AKU YAKIN PADAMU YA ALLAH...
AKU BERHARAP PADAMU YA ALLAH...
AMPUNI SEGALA DOSAKU YA ALLAH...

Kau dapat melunakkan batu yang keras,
Kau mampu meredakan badai..
Kau mampu mencairkan es yang sangat beku..
Kau bisa merubah apapun..
Kau bisa memudahkan yang sulit...
AKU PERCAYA...

Tidak ada yang sulit bagi-MU
Tidak ada yang tidak mungkin bagi-MU
"Kun Fayakun!"

Ditengah lembah perjuangan ini...
Aku yakin dengan kesungguhan, kemanfaatan itu suatu saat akan hadir..
Aku yakin dengan kesabaran, segala kebaikan dan kemudahan akan terbentang..
Aku yakin dengan keyakinan, segala cita-cita itu akan terwujud..
"JANJIMU PASTI YA ALLAH"

Ya Allah berikanlah aku kekuatan dalam menahan kesakitan tusukan duri-duri cobaan...
Berikan aku ketabahan dalam merasakan tekanan beban ujian.....
Berikan aku ketegaran dalam mempertahankan KEISTIQOMAHAN dalam memegang erat tali AGAMA-MU...

Hanya kepada-Mu aku berharap..
Allahu Robbi..


Vegata Asma/Karawang/8 Sept 11/10 Syawal 1432 H/muhasabah pelataran juang...